Home » , » Keseimbangan Dalam Al-Qur'an

Keseimbangan Dalam Al-Qur'an

Trimuda Reog | 16.23 | 0 komentar
Al-Qur’an memang begitu menakjubkan. Segala yang terjadi dalam jagat raya ini sudah tersimpan raapi dalam mushaf yang suci yaitu Al-Qur’an. Semua fenomena alam semesta ini telah ada dalam kitab kita. Semua serba menakjubkan, tinggal bagaimana kita menelaah, mempelajari, mentadabburinya. Karena Al-Qur’an memiliki bahasa yang tinggi, memiliki sastra yang tak bisa diragukan lagi (Kata Ustadzku dulu). Sehingga butuh pemikiran yang handal untuk menafsirkannya. Sebagian lagi telah dijelaskan dalam sunnah Rasulullah saw. Sehingga tergantung bagaimana kita memaknai. Kalau aku mengungkapkan dalam bahasaku “Sastra dalam Al-Qur’an tak bisa ditafsirkan secara sempurna kecuali yang membuat itu sendiri yaitu Allah SWT. Kalau ibarat puisi, hanya yang membuat puisi itu sendirilah yang bisa mengungkapkan makna sebenarnya. Dalam arti lain orang bebas menafsirkan hanya sebatas kemampuannya n tak bisa sempurna seperti maksud sang pembuatnya” Bukankah begitu??(Versi saya) Wallahu bishawwab.
Salah satu keajaiban Al-Qur’an yang menakjubkan yaitu Keseimbangan.


~Keseimbangan Dalam Al-Quran
Al-Quran memang penuh keajaiban. Salah satu keajaiban dalam Quran adalah bahwa kita akan menemukan adanya keseimbangan yang sangat serasi antara kata-kata yang digunakannya, seperti keserasian jumlah dua kata yang bertolak belakang dan beberapa yang lain.
Abdurrazaq Nawfal, dalam Al-Ijaz Al-Adabiy li Al-Qur'an Al-Karim (seperti diungkapkan kembali oleh Quraish Shihab:Membumikan Al-Quran) mengemukakan sekian banyak contoh tentang keseimbangan tersebut, yang dapat kita simpulkan secara sangat singkat sebagai berikut.


A.Keseimbangan antara jumlah bilangan kata dengan antonimnya.
* Al-hayah (hidup) dan al-mawt (mati), masing-masing 145 kali;
* Al-naf' (manfaat) dan al-madharrah (mudarat), 50 kali;
* Al-har (panas) dan al-bard (dingin), 4 kali;
* Al-shalihat (kebajikan) dan al-sayyi'at (keburukan), 167 kali;
* Al-Thumaninah (kelapangan/ketenangan) dan al-dhiq (kesempitan/kekesalan), 13 kali;
* Al-rahbah (cemas/takut) dan al-raghbah (harap/ingin), 8 kali;
* Al-kufr (kekufuran) dan al-iman (iman) dalam bentuk definite, 17 kali;
* Kufr (kekufuran) dan iman (iman) dalam bentuk indifinite, 8 kali;
* Al-shayf (musim panas) dan al-syita' (musim dingin), 1 kali.

B. Keseimbangan jumlah bilangan kata dengan sinonimnya/makna yang dikandungnya.
*Al-harts dan al-zira'ah (membajak/bertani), masing-masing 14 kali;
*Al-'ushb dan al-dhurur (membanggakan diri/angkuh), masing-masing 27 kali;
*Al-dhallun dan al-mawta (orang sesat/mati [jiwanya]), masing-masing 17 kali;
*Al-Qur'an, al-wahyu dan Al-Islam (Al-Quran, wahyu dan Islam), masing-masing 70 kali;
*Al-aql dan al-nur (akal dan cahaya), masing-masing 49 kali;
*Al-jahr dan al-'alaniyah (nyata), masing-masing 16 kali.

C. Keseimbangan antara jumlah bilangan kata dengan jumlah kata yang menunjuk kepada akibatnya.
*Al-infaq (infak) dengan al-ridha (kerelaan), 73 kali;
*Al-bukhl (kekikiran) dengan al-hasarah (penyesalan), 12 kali;
*Al-kafirun (orang-orang kafir) dengan al-nar/al-ahraq (neraka/ pembakaran), 154 kali;
*Al-zakah (zakat/penyucian) dengan al-barakat (kebajikan yang banyak), 32 kali;
*Al-fahisyah (kekejian) dengan al-ghadhb (murka), 26 kali.

D. Keseimbangan antara jumlah bilangan kata dengan kata penyebabnya.
*Al-israf (pemborosan) dengan al-sur'ah (ketergesa-gesaan), 23 kali;
*Al-maw'izhah (nasihat/petuah) dengan al-lisan (lidah), 25 kali;
*Al-asra (tawanan) dengan al-harb (perang), 6 kali;
*Al-salam (kedamaian) dengan al-thayyibat (kebajikan), 60 kali.


Subhanallah


Tag: Keajaiban Al-Qur'an, Keseimbangan Dalam Al-Qur'an, Mukjizat Al-Qur'an
Share this article :

14 0 komentar:

Posting Komentar

Tinggalkan Jejak Dengan Berkomentar ya! Terimakasih

Daftar Kategori


close
cbox
 
Alamat: Talun | Ngebel | Ponorogo
Copyright © 2011. PUISI DAN PENDIDIKAN - All Rights Reserved
Template Modify by Cah Ngebel
Proudly powered by Blogger